Rabu, 08 September 2010

Hakikat Doa

Seorang sufi perempuan berkata, "Tuturkanlah kepada kami tentang doa".
Sang nabi pun menjawab,ujarnya

Kalian seringkali berdoa hanya disaat kesulitan dam membutuhkan,
Alangkah baiknya kalian pun berdoa di saat kebahagiaan.
Dan di hari-hari rizkimu sedang berlimpah-ruah.

Karena apalah doa itu selain pengembangan dirimu dalam cahaya yang hidup?
Dan apabila engkau dapat merasa nyaman,pabila sempat mencurahkan,
Kegelapan hatimu ke bawah duli tata surya,maka engkau pun dapat merasa nyaman,pabila dapat memancarkan,
Fajar menyingsing di hatimu ke cakrawala raya.

Walaupun engkau hanya dapat menangis kala jiwa menyerumu berdoa,
Biarlah ia menyerumu sekali lagi dan lagi,
Dan engkau datang masih menangis jua,sampai meningat pada tertawa.

Di saat berdoa,jiwamu membumbung ke angkasa raya,
Bersatu rasa dengan mereka yang juga berdoa di saat yang sama,
Ialah zat yang kau temui,kecuali dengan getaran doa.

Karena itu,biarlah kunjunganmu ke lapisan ghaib nun di atas sana,
Suci dari tujuan lain kecuali kemurnian jiwa dalam jejaring mesra.
Karena apabila engkau memasuki candi itu tanpa tujuan lain kecuali meminta,
Engkau akan menyesali.

Dan pabila kudatangi kuil itu demi meluruhkan diri belaka,
Engkau tiada terangkat karenanya.
Bahkan pabila engkau mendatangi kuilitu demi kebajikan orang lain,
Engkau pun tak terdengar bersuara,
Cukuplah kiranya engaku memasuki kuil gaib itu.

Tak kuasa aku mengajarimu berdoa dengan kata-kata,
Tuhan tak berbahasa dalam kata-kata kecuali ia sendiri.
Mengajarkan kata-kata itu lewat lidahmu,
Pun tak kuasa aku mengajarimu doa dari samudera,
Doa dari gunung dan doa dari hutan belantara.

Tapi engkau yang lahir dari perut gunung atau hutan,
Maupun dari bawah duli lautan,
Akan menjumpai doa mereka dalam hatimu sendiri.
Kalau saja engkau memasang telinga pada sunyi malam.

Kau akan mendengar mereka bicara kebisuan,
Tuhanku,yang megah,kemauan-Mulah yang berlaku dalam diriku.

Dorongan-Mulah,dalam diriku,yang merubah malam-Mu
Menjadi hari,yang menjadi milik-Mu pula.
Kami tak kuasa meminta apapun,sebab
Kaulah yang Maha tahu akan kebutuhan kami,
Bahkan sebelum kebutuhan itu muncul dalam diri,
Engkaulah kebutuhan kami,
Engkaulah pemberi kami semua.

0 komentar:

Poskan Komentar

Tinggalkanlah sedikit komentar..karena akan sangat berkesan bagi saya,

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...