Jumat, 28 Januari 2011

Alasan Mengapa Ikan Berbau Amis

Mengapa ikan berbau amis??pernahkah pra sobat blogger berfikir seperti itu?Di sini sedikit saya akan berbagi informasi atas alasana tersebut.


Ketika baru beberapa jam di angkat dari air, ikan, kerang dan udang tidak akan mengeluarkan bau. Bahkan mungkin masih ada aroma laut yang segar.
Ketika bahan makanan asal laut ini mulai mulai mengurai, barulah aroma amis merebak ke mana-mana. Dan ikan mengurai atau membusuk jauh lebih cepat daripada daging-daging jenis lain. Daging ikan, otot ikan terbuat dari jenis protein yang berbeda dibandingkan dengan daging sapi dan ayam, misalnya. Daging ini mengurai lebih cepat, tidak hanya karena dimasak, tetapi juga karena aksi enzim-enzim dan bakteri. Bau amis ikan berasal dari hasil penguraian (dekomposisi), terutama amonia, berbagai senyawa belerang dan bahan kimia bernama amina yang berasal dari hasil penguraian asam-asam amino.
Hidung manusia kebetulan peka terhadap bahan-bahan kimia. Bau tersebut sudah muncul jauh sebelum bahan makanannya sendiri menjadi tidak sehat untuk dikonsumsi, maka bau amis sedikit hanya ikan tidak segar, atau senikmat kalau baru diambil dari laut, tetapi tidak selalu berarti bahwa ikan itu berbahaya.

Alasan kedua mengapa ikan lebih lekas membusuk daripada daging lain karena di alam bebas-ikan memiliki kebiasaan menyantap ikan-ikan lebih kecil (Hukum rimba juga berlaku di bawah sana).Oleh sebab itu mereka melengkapi dengan enzim-enzim pencernaan yang efektif sekali untuk mencerna daging ikan. Setelah ikan ditangkap, jika enzim ini yang keluar dari usus akibat penanganan yang kasar, enzim tersebut dengan cepat bekerja pada daging ikannya sendiri. Itu sebabnya, ikan yang isi perutnya telah dibersihkan akan lebih tahan lama daripada yang masih utuh.

Alasan ketiga, bakteri pembusuk dalam dan pada ikan lebih efisien dibandingkan pada hewan darat karena bakteri tersebut dirancang untuk hidup di laut yang dingin. Bila kita hangatkan sedikit saja, bakteri itu akan bekerja lebih giat,dalam proses pembusukan. Itu sebabnya es merupakan teman nelayan yang paling baik. Es tidak hanya menurunkan temperatur, tetapi menjaga agar ikan tidak menjadi kering.

Alasan keempat, pada umumnya daging ikan mengandung lebih banyak lemak tidak jenuh daripada daging hewan darat. Itu sebabnya kita lebih menghargai makanan hasil laut di zaman sarba antikolesterol ini. Akan tetapi lemak tidak lemak jenuh lebih lekas menjadi tengik (karena teroksidasi) dibanding lemak jenuh yang juga lebih lezat pada daging sapi, misalnya. Oksidasi terhadap lemak mengubah mereka menjadi asam organik berbau tidak sedap, yang pada gilirannya menambah aroma yang tidak sedap.

Sumber : Misteri Dunia

8 komentar:

Farix Sanquilicuor (Faris Hardiyanto 177) mengatakan...

Ouuhh gitu amisnya ikan, kalo terkena amis ikan susah ilang tuh. kalo bau amis manusia kenapa? karna belum mandi hhehe (apadah)

yayack mengatakan...

manusia juga sebenarnya bau amis kalo gak pernah mandi mah wakakaka

kisah abu nawas mengatakan...

salam sob
thanks sharenya
ikan amis bikin muntah saja sob hehe

kisah abu nawas mengatakan...

salam sob
ikan amis sangat menyengat baunya

syamsul rijal mengatakan...

Dengar kata amis saya jadi mual ni sob...

potter mengatakan...

kalo ampek baunya menyengat pasti itu udah busuk sob, ngapain dicium tuh bau? wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk becanda sob

Model Seksi mengatakan...

Emang ada ikann kagak amis?:)
masnya bisa aja, semua yg namanya ikan juga amis!

hi..hi... keren.
salam kenal yah mua na!

fariable mengatakan...

kalo aku taunya kenapa air laut asin.
karena banyak nelayan yg nangkep ikan, makanya ikannya kabur terus sampe keluar keringet banyak.. naaa, keringat ikan itu yang bikin air laut rasanya asin

Poskan Komentar

Tinggalkanlah sedikit komentar..karena akan sangat berkesan bagi saya,

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...