Kamis, 01 September 2011

Cinta dan Waktu



Alkisah di suatu pulau kecil,tinggalah berbagai macam benda-benda abstrak.Ada Cinta,Kesedihan,Kekayaan,Kegembiraan dan sebagainya.Mereka hidup berdampingan dengan baik.

Namun suatu ketika,datang badai menghempas seluruh pulau tersebut dan air laut pun perlahan menenggelamkan pulau itu.Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri.Cinta yang saat itu kebingungan sebab ia tidak memiliki sebuah perahu dan ia pun tak dapat berenang.Dia berdiri di tepi pantai berharap ada ada kawannya yang memberi pertolongan.Sementara itu,air mulai membasahi kaki Cinta.


Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu,"Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!" teriak Cinta. "Aduh! Maaf,Cinta" kata Kekayaan "Perahuku telah penuh dengan harta bendaku,lagi pula sudah tak ada lagi tempat untukmu di perahu ini,jika ku membawamu serta,aku takut kita bisa tenggelam."Lalu Kekayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi.Cinta sedih sekali,namun kemudian dilihatnya Kegembiraan,ia pun meminta pertolongannya namun Kegembiraan tak mendengar teriakannya.
Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakin panik.Tak lama lewatlah Kecantikan dan saudaranya Ketampanan."Wahai kakak adik yang budiman,bawalah aku bersama kalian!" mohon Cinta, "Wah,Cinta kamu basah dan kotor,akami tak bisa membawamu ikut,nanti perahu kami yang indah terkotori oleh tubuhmu." sahut mereka berdua.

Cinta sedih sekali mendengarny,ia mulai menangis terisak-isak.Saat itulah lewatlah Kesedihan."Oh,Kesedihan,ajaklah aku bersamamu,"Kata Cinta. "Maaf Cinta,aku tengah bersedih sekarang dan aku ingin sendirian saja.." kata Kesedihan sembari terus mengayuh perahunya.Cinta pun putus asa.Ia merasakan air makin naik dan menenggelamkannya.
Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara,"Cinta! mari cepat naik perahuku!" Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seseorang yang tidak ia kenal sebelumnya.Kemudian dibawanya Cinta hingga tiba di suatu pulau dimana mereka berkumpul kembali dengan kawan-kawanya.Setelah itu sang penyelamat itu pun pergi tanpa sempat Cinta mengucapkan terima kasih.

Dengan penasaran Cinta bertanya kesana kemari siapa sesungguhnya penyelamatnya itu,namun tidak ada dari kawan-kawanya yang mengenalnya.Kemudian Cinta teringat oleh Bijaksana,ia  merupakan sesepuh di desa tempat Cinta tinggal dulu dan dikenal memiliki wawasan yang luas.
Cinta pun menemuinya dan menceritakan semua kisahnya,"Wahai tuan Bijaksana siapakah penolongku tadi?" tanya Cinta penuh harap."Oh...dia adalah Waktu." jawab Bijaksana "Dia memang penyendiri dan rumahnya pun selalu berada jauh diantara rumah penduduk lainnya." jelas Bijaksana lebih lanjut. "Lalu mengapa ia menyelamatkanku? aku tak mengenalnya,bahkan teman-teman yang mengenalku enggan menolongku" tanya Cinta heran.
"Sebab.." kata Bijaksana,
"hanya Waktulah yang tahu seberapa besar nilai sesungguhnya dari Cinta itu.."

1 komentar:

Ratu Pantura mengatakan...

Artikelnya keren sangat membantu.trim sob


Pusat Pertamini Murah Surabaya

Jual Pertamini Bensin Surabaya

Pusat Pom Mini Surabaya

Jual Pom Mini Surabaya Murah

Pertamini Digital Surabaya Murah

Agen Pertamini Surabaya

Jual Pertamini Di Surabaya

Agen Pertamini Surabaya


PERTAMINI BISA DI KRIDIT SURABAYA

AGEN PERTAMINI SURABAYA

JUAL PERTAMINI KREDIT / KESS

GROSIR PERTAMINI SURABAYA

PUSAT PERTAMINI SURABAYA































































































































RUANG DEWASA 18 +

Daerah Rangsangan Sensitif Pria

Posisi ML Yang Nyaman

Cara Merangsang Payudara Wanita

www.roomabg.com

www.roomabg.com

www.roomabg.com

www.roomabg.com

www.roomabg.com





Poskan Komentar

Tinggalkanlah sedikit komentar..karena akan sangat berkesan bagi saya,

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...